[Valid Atom 1.0] PIKIRANKU: "BRANI" LEBAY
IKUTI KAMI DI SOSIAL MEDIA

Monday, June 11, 2012

"BRANI" LEBAY


<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='brani lebay'/>
Pagi hari Selasa 5 Juni 2012 saat  asyik melakukan aktivitas keseharian, sebagaimana biasa di hari-hari sebelumnya, tepat pukul 7.30 sang loper koran Radar Totabuan   yang saya tak ketahui namanya mengantarkan koran kepada para pelanggan. Saya adalah salah satu pelanggan tetap koran Radar Totabuan  dengan alasan sederhana “mencermati” isu, berita yang faktual yang berada di wilayah Bolaang Mongondow Raya.


Belum sempat membuka setiap helai halaman koran, bola mata saya terpaku pada sebuah judul singkat  “Alhamdulilah saya maju” pada halaman pertama dengan latar foto Benny Ramdhani yang saya kenal dekat  merupakan salah seorang anggota DPRD Propinsi Sulut. Rasa penasaran pun mulai datang dan berniat segera menghabiskan informasi  yang ada pada judul tersebut. Pelan namun pasti bak “mencari jarum di tumpukan jerami” saya menyimak  pernyataan yang di lansir oleh koran radar totabuan  pada selasa 5 Juni 2012 tersebut, dan sampailah saya pada kesimpulan akhir bahwa bung “Brani” menyatakan siap mencalonkan diri pada Pilwako Kota Kotamobagu tahun 2013.
Sangatlah beralasan  pernyataan terbuka yang disampaikan oleh bung “Brani” tersebut, bahwa keinginan untuk maju pada pilwako Kota Kotamobagu tahun 2013 adalah atas permintaan sejumlah elemen masyarakat.  Memory masa  lalu saya mulai  mengingat-ingat awal mengenal bung “Brani” adalah hanya lewat namanya saja saat mencalonkan diri pada Pilwako tahun 2007 lalu. 

Sepak terjang Brani
Tidak banyak informasi yang saya miliki saat itu tentang “beliau” kecuali bung “Brani” adalah anggota DPRD Propinsi Sulut selama 2 periode. Tanpa bermaksud promosi atau spekulasi, dan sebetulnya sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat Sulut,  informasi lain tentang “Brani” adalah sikap kritisnya terhadap roda pemerintahan, baik dilakukan langsung lewat parlemen maupun dengan melakukan aksi demontrasi. Sebut saja.  skandal  CPNS Kota Kotamobagu, ganti rugi tanah di wilayah kecamatan Dumoga bersatu, kasus pembakaran basecamp Brimob di Bakan,  yang merupakan beberapa aktivitas bung “Brani”

Kontak langsung saya dengan “Brani” pertama kali medio September tahun 2011 adalah pada saat Lembaga Pengkajian Pengembangan Pertanian Organik Terpadu yang saya pimpin mendapat bantuan dari Pemerintah Popinsi Sulut dengan dimediasi oleh bung “Brani”. Dalam rongga kesadaran saya bahwa apa yang “beliau” lakukan adalah suatu kewajaran selaku wakil rakyat, apalagi mediasi tersebut bukan secara langsung dari lembaga melainkan melalui teman dekat bung “Brani” sehingga dengan menduga-duga bahwa pertimbangan untuk membantu lembaga yang saya pimpin sebetulnya atas dasar kedekatan emosional.

Seiring berjalannya waktu, tak terasa sudah beberapa kali saya melakukan pertemuan informal dengan bung “Brani” di rumah kediamannya Poyowa Besar dalam kapasitas melakukan diskusi. Sejalan itu pula  secara langsung saya mendengar, melihat aktivitas dari dekat “beliau” bagaimana sikap dan perilaku selaku wakil rakyat. Luarrrr biasa, yang dapat saya katakan akan perjuangkan bung “Brani dalam membantu masyarakat Bolaang Mongondow umumnya termasuk Kota Kotamobagu. 

Bagaimana tidak, Bung “Brani” selalu memberikan peluang untuk masyarakat guna mengajukan rencana-rencana kegiatan baik itu skala usaha atau kegiatan sosial lewat proposal untuk di ajukan ke Pemerintah Propinsi Sulut. Belum lagi usulan-usulan dari masyarakat menyangkut infrastruktur wilayah sebagaimana jalan, irigasi atau fasilitas publik lainnya selalu di perjuangkan habis-habisan oleh “beliau”. 

Sebut saja jalan di perkebunan Mobalang Poyowa Besar, gedung perpustakaan desa Poyowa Besar, pembagian buku pelajaran di sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kota Kotamobagu, pembagian hand traktor, benih dan pupuk cair organik di sejumlah kelompok tani yang ada di wilayah Kota Kotamobagu, Bantuan untuk kelompok home industri tak luput dari perhatian “beliau” seperti peralatan membuat VCO bagi  kelompok usaha yang ada di Poyowa Besar.  Kalau di sebut satu persatu melalui posting  ini akan terlalu panjang rekam jejak yang di torehkan oleh bung “brani” dan akan membuat pembaca bosan dan tertidur atau paling tidak berkomentar “Lebay akh”.

Apapun pendapat pembaca setelah membaca posting ini adalah benar adanya, namun apa yang tuliskan ini adalah sebenar-benarnya keadaan yang saya liat dari dekat menyangkut aktivitas bung “brani”. Tak hilang decak kagum saya akan sosok bung “Brani” sehingga dengan niat tulus ikhlas saya mengajukan usulan kepada beliau untuk mencalonkan diri pada Pilwako Kota Kotamobagu tahun 2013. Pertimbangan  dan  analisa saya cukup rasional dan terukur bahwa “tanpa kewenangan” yang seluas-luasnya bung “Brani” mampu berbuat banyak  untuk masyarakat Bolang Mongondow raya, bagaimana sekiranya kewenangan luas tersebut “beliau” miliki, tentu akan lebih banyak lagi yang akan di perbuatnya. Bravo bung Benny Ramdhani” saya dan teman-teman akan berusaha mendukungmu, berjuang bersama-sama untuk kepentingan rakyat Kota Kotamobagu khususnya. Sukses.      

Baca juga : Brani figur merakyat
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

No comments:

Post a Comment

BERIKAN KOMENTAR SESUAI ISI ARTIKEL YANG ADA,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...